Tata Bahasa
Tata bahasa formal Aksa, untuk yang penasaran.
Tata bahasa Aksa cukup kecil untuk dibaca sekali duduk. Kata kunci di bawah bersifat abstrak — setiap lokal menyediakan katanya sendiri.
program := statement*
statement := if_stmt | repeat_stmt | while_stmt | func_def
| return_stmt | break_stmt | assign_stmt | expr_stmt
if_stmt := IF "(" expr ")" block (ELSE (if_stmt | block))?
repeat_stmt := REPEAT expr block // ulangi 10 { ... }
while_stmt := WHILE "(" expr ")" block
func_def := FUNCTION IDENT "(" params? ")" block
assign_stmt := (VAR)? IDENT "=" expr
block := "{" statement* "}"
expr := urutan prioritas standar: or → and → not → perbandingan
(==, !=, <, >, <=, >=) → tambah/kurang → kali/bagi/sisa → unary → panggilan/primerCatatan
- Kurung kurawal dan biasa sengaja bergaya C — Aksa lulus ke C sungguhan di perangkat keras, dan bentuknya sebaiknya terasa akrab.
VAR(buat/make) opsional: mengisi nama baru otomatis membuatnya.- Nama boleh memakai huruf Unicode penuh, jadi variabel dan fungsi bisa dinamai dalam bahasa apa pun.
- Komentar berjalan dari
//sampai akhir baris. - Parser-nya recursive descent dengan pemulihan panik: ia melaporkan beberapa error sekaligus alih-alih berhenti di error pertama.